Genteng metal cocok dipilih bila atap Anda punya kemiringan minimal 20°, rangkanya baja ringan atau reng yang rapi, dan Anda menginginkan atap yang ringan dengan pemasangan cepat. Sebelum memilih merek dan warna, cek delapan hal berikut. Urutannya sengaja dimulai dari yang paling sering membuat pilihan salah.

1. Kemiringan atap

Ini syarat pertama, bukan pertimbangan tampilan. Genteng metal tipe tile, flat, dan sirap membutuhkan kemiringan minimal 20° karena air harus mengalir cukup cepat melewati sambungan overlap. Untuk Maha Diamond, atap di bawah 20° harus memakai foil. Bila atap Anda lebih landai, lihat solusi atap landai: sistem seaming seperti Flexideck Seam dirancang hingga 3°.

Cara mengukurnya ada di artikel kemiringan atap minimal untuk genteng metal.

2. Bobot dan kekuatan rangka

Genteng metal berbobot sekitar 3 sampai 8 kg/m², misalnya Mahaspan sekitar 5 kg/m², Emarin 6,6 kg/m², Maha Flat sekitar 7 kg/m², dan Taper Roof sekitar 8 kg/m². Beban yang kecil membuat rangka baja ringan cukup untuk menyangganya. Tetap pastikan rangka lama, bila ada, dalam kondisi baik dan jaraknya sesuai dengan produk yang dipilih.

3. Profil dan tampilan

  • Tampilan genteng: Maharoof dengan lekukan gelombang yang lebih dalam, dan Flexiroof yang fleksibel untuk atap cembung dan cekung.
  • Minimalis: Emarin (empat daun) dan Maha Flat (flat, dengan atau tanpa batu).
  • Sirap: Taper Roof dengan profil diamond runcing.
  • Diamond atau persegi: Maha Diamond, yang bisa dipasang pada atap kubah.

Semua pilihan untuk rumah ada di solusi atap rumah tinggal.

4. Peredam panas dan suara hujan

Lembaran logam tanpa peredam menghantarkan panas dan suara lebih mudah. Maharoof dan Emarin sudah dilengkapi peredam bawaan, sedangkan Mahaspan memakai stone coating. Untuk atap yang sudah terpasang, Mahainsulasi dapat dilapiskan. Penjelasan lengkapnya ada di solusi peredam panas dan suara. Hasil sebenarnya juga dipengaruhi plafon, ruang atap, dan ventilasi.

5. Material dan ketebalan

Produk Baja Tangguh Lestari memakai baja berlapis galvalum G 300 – AZ 100 dengan tebal 0,2 sampai 0,75 mm pada genteng metal. Kode G menunjukkan kekuatan baja dan AZ menunjukkan massa lapisan pelindung; arti lengkapnya ada di glosarium. Ketebalan yang lebih besar memberi kekakuan lebih, tetapi menambah bobot dan biaya, jadi sesuaikan dengan kebutuhan bangunan.

6. Kebutuhan per m² dan allowance

Hitung dari luas atap miring, bukan luas denah, lalu tambahkan allowance sekitar 2–5% untuk potongan. Contoh hitungannya ada di cara menghitung kebutuhan genteng metal, dan setiap halaman produk punya tab Hitung Kebutuhan.

7. Rangka, reng, dan fastener

Genteng metal Baja Tangguh Lestari dipasang pada rangka baja ringan dengan reng. Jarak reng bergantung produk, misalnya 0,37 m untuk Maharoof dan Emarin, 0,2 m untuk Flexiroof dan Taper Roof, dan 0,14 m untuk Maha Flat. Fastener dan jumlahnya per m² juga tercantum pada tab Instalasi tiap produk. Rangka yang miring atau jaraknya tidak teratur akan terlihat pada hasil akhir atap.

8. Pertanyaan ke pemasok sebelum memesan

  • Berapa kemiringan minimal yang disyaratkan untuk produk ini?
  • Material dan tebalnya apa, dan apakah ada data sertifikat (TKDN, SNI) yang masih berlaku?
  • Apakah aksesori nok, lembah, dan sambungan dinding tersedia untuk profil ini?
  • Siapa yang menghitung kebutuhan material, dan bagaimana bila ada selisih di lapangan?
  • Apakah brosur dan spesifikasi tertulis bisa diminta?

Kapan genteng metal bukan pilihan terbaik

Bila atap sangat landai, sangat panjang, atau berbentuk lengkung besar, penutup berlembar panjang lebih tepat: lihat atap melengkung dan bentang lebar dan roll on-site. Untuk ruko atau bangunan komersial, bandingkan juga pilihan atap ruko.

Langkah berikutnya

Kumpulkan sudut atau tinggi atap, luas, bentuk atap, dan jenis rangka, lalu kirim lewat form penawaran atau WhatsApp. Tim engineering Baja Tangguh Lestari membantu memastikan produk dan kebutuhan materialnya.