Atap metal tanpa peredam memang terasa lebih panas dan lebih berisik saat hujan. Kabar baiknya, ada beberapa cara mengatasinya. Berikut tiga pendekatan dari PT Baja Tangguh Lestari, dari yang sudah menjadi bawaan produk sampai pelapis untuk atap yang sudah terpasang.

1. Pilih genteng metal dengan peredam bawaan

Maharoof memiliki insulasi peredam panas dan suara hujan yang sudah menjadi bawaan produk. Emarin dilengkapi peredam panas dan suara di bagian belakang genteng. Pilihan ini cocok bila Anda memasang atap baru. Lihat Maharoof dan Emarin.

2. Gunakan atap longspan dengan stone coating

Untuk bentang lebar, Mahaspan memakai stone coating yang membantu meredam panas dan suara hujan, dengan bobot sekitar 5 kg/m². Lihat atap longspan Mahaspan.

3. Lapisi atap yang sudah terpasang dengan Mahainsulasi

Mahainsulasi adalah pelapis rubber powder setebal sekitar 1 mm yang bersertifikat uji SUCOFINDO. Berdasarkan pengujian tersebut, Mahainsulasi meredam panas hingga 29,6% dan suara hujan hingga 11,56% (6,5 dB). Menurut spesifikasi produk, lapisan ini juga 100% waterproof dan dapat menghemat biaya hingga 7 kali dibanding mengganti atap baru. Hasil di lapangan dapat berbeda sesuai kondisi bangunan.

Mahainsulasi bisa dipakai untuk atap lama maupun atap baru pada rumah, ruko, dan bangunan komersial. Sebelum memutuskan, baca dulu kapan coating atap cocok dan kapan tidak, atau lihat detail Mahainsulasi.

Mana yang sebaiknya dipilih?

  • Atap baru untuk rumah atau ruko: pilih genteng metal dengan peredam bawaan seperti Maharoof atau Emarin.

  • Atap baru berbentang lebar: pertimbangkan Mahaspan dengan stone coating.

  • Atap lama yang terasa panas dan bising: lapisi dengan Mahainsulasi tanpa harus mengganti atap.

Ingin tahu pilihan yang paling sesuai untuk bangunan Anda? Lihat solusi atap peredam panas dan suara atau minta penawaran. Untuk perbandingan lengkap, baca juga kelebihan dan kekurangan genteng metal.