Rangka baja ringan konvensional umumnya disambung dengan screw, sedangkan 1.2 Truss dari Baja Tangguh Lestari memakai connector mur dan baut. Sambungan mur-baut bebas risiko lepas dibandingkan screw. 1.2 Truss mampu menopang bentang hingga 24 meter tanpa balok di tengah.

Perbedaan utama

  • Sambungan. 1.2 Truss memakai connector mur dan baut bertipe knock down. Rangka konvensional memakai screw self drilling.
  • Profil. 1.2 Truss memakai frame profil S dan web profil CAPSUL. Rangka konvensional umumnya memakai profil C dan reng.
  • Perancangan. 1.2 Truss dirancang dengan software analisis struktur. Pada rangka konvensional, perancangan bergantung penyedia rangka.
  • Perakitan. 1.2 Truss diproduksi dan di-assembly dari pabrik sesuai hitungan. Rangka konvensional umumnya dirakit di lokasi.
  • Bentang. 1.2 Truss sampai 24 m tanpa balok tengah. Rangka konvensional mengikuti perhitungan penyedia.

Material 1.2 Truss

Material memakai grade G 300 – AZ 100 dan G 550 – AZ 100, dengan tebal 0,40 sampai 1 mm tergantung profil. Daftar varian dan beratnya per batang ada di halaman produk.

Kapan memilih 1.2 Truss

  • Bentang lebar yang membutuhkan ruang bebas tanpa balok tengah, sampai 24 m.
  • Proyek yang menginginkan hasil pasang rapi dan presisi dari rangka yang dirakit di pabrik.
  • Penggantian rangka konvensional pada rumah, ruko, atau bangunan komersial.

Bentang di atas 24 meter tanpa balok tengah tidak direkomendasikan. Untuk bentang tersebut diperlukan perencanaan struktur khusus.

Langkah berikutnya

Gunakan kalkulator di halaman Engineering untuk estimasi awal, lalu kirim denah dan ukuran bentang ke tim Baja Tangguh Lestari untuk hitungan rangka.